Ilalang Senja
Oleh
: Zulfa Nabila Putri
Nan
senja rupa elokmu
Tak
ada banding sekecilpun
Langka
ku menerawangmu
Lembah
ilalang melambai-lambai
Angin-angin
membisikan pada kuping
Mengajak
untuk menari-nari bersama
Dibawah
senja denga melodi angin yang memabukkan
Tiada
tara cinta yang arogan, kalbu ini nan suci gemulai
Kasih
cinta nan jauh tertanam, berawal dari benih, hingga maut memisahkan
Sebab
kasih sang kuasa.
Degupan
jantung yang tak ada henti, membisukan seluruh jiwa
Seakan
dunia ini tergelumuti oleh cinta, bersenandung manis rasa syukur
Diatas
batu menatap senja dikerumuni ilalang yang bersorak
Ku
abdikan hidup kasih yang kau beri pada sang kuasa, dihadapan pers
Banyak
hiruk pikuk berdecik disekeliling, memandang kasih menyiarkan kebeneran sang
kuasa
Memata-matai
kisah cinta, yang membuta orang iri
Tak
ada dunia yang sempurna tanpa lambaian ilalang dan eloknya senja
Mereka
meniupkan benih keabadian
Setara
pesona ilalang senja tiada tara.
Pesona
kasih cinta mnyiarkan kebenaran, ku ikuti rupa ilalang senja
Kasihku
ikuti
Sang
kuasa terus menepis jarak
Itulah
kehendak
Agar
kelak kasih cinta terus dipersatukan
Itulah
himabawan kasih yang kau beri pada manusia.
Sepasang
anugrah alam yang dicontoh
Agar
taka da cibiran
Ilalang
senja menepis kasih dalam buaian cinta
Agar
hendak tak memicu dosa
Cinta
kasih sang kuasa , dialunkan pada ilalang senja
Pesona
keelokan nan gemulai
Mengibaratkan
jalinan syiar kasih cinta sang kuasa
Lumutpun
tak mampu menepisnya
Hanya
rintik hujan yang mampu menyadarkan
Agar
tak selalu arogan perihal cinta dan kehendak dunia
Lupakan
pers ingatlah pada eloknya kasih ilalang senja yang sang kuasa turunkan
Komentar
Posting Komentar